Ngalap Barokah Ahli Ilmu

Ngalap Barokah Ahli Ilmu

Berikut adalah hasil bahtsul masail tentang ngalap barokah ahli ilmu

Deskripsi Masalah

Pondok Pesantren merupakan tempat singgahan seseorang untuk membenahi moral dan meningkatkan ilmu agama. Namun agar sampai pada tujuan itu tidak segampang membalik telapak tangan dimana semua itu butuh kerja ektra dengan cara khidmah, riyadhoh, dan belajar. Sehingga muncullah istilah “Pesantren adalah penjara suci”. Indonesia adalah Negara yang bisa dikatakan banyak pondok pesantren didalamnya. Pesantren seakan tidak bisa berjalan tanpa adanya peraturan dan undang-undang sehingga banyaknya pesantren yang mempunyai peraturan yang beragam demi menjaga eksistensi dan karismatik pesantren tersebut. Peraturan atau undang-undang merupakan bentuk peduli pengurus terhadap santri. 

Adapun penetapan peraturan itu ada yang melalui hasil rapat semua pengurus dan ada juga yang bersifat intruksi dari atasan. Akan tetapi tidak jarang ditemukan intruksi yang kurang cocok menurut sebagian pengurus. Karena terpaksa sebagian pengurus tersebut menyepakati peraturan yang diintruksikan meskipun dalam melaksanakan tidak begitu memperhatikan. Peraturan atau undang-undang ditetapkan dengan sanksi-sanksi dan tindakan-tindakan bagi santri yang melanggarnya. Oleh karenanya yang ketahuan melanggar akan mendapatkan hukuman sesuai pelanggarannya.

Namun namanya saja santri, ada saja yang sering melanggar tapi tidak sampai ketahuan oleh pengurus dan tidak dihukum. Dari sekian santri yang melanggar ada juga yang sadar dan merasa bersalah atas perbuatannya yang melanggar peraturan, sehingga santri tersebut sebelum boyong atau keluar dari pesantren berkhidmah tanpa ada yang menyuruhnya seperti membersihkan lingkungan dan ada juga yang mengkhatamkan al-qur’an di makam pendirinya dengan harapan semua itu bisa menebus kesalahan yang dia perbuat di pesantren.

Pertanyaan :

a.apakah berdosa santri yang melanggar pada peraturan pesantren dan apakah pelanggaran tersebut termasuk kesalahan haqqul ‘adami pada pengurus atau kyai ?

Jawaban :

Secara adab tidak diperbolehkan karena mempengaruhi pada barokah ilmunya. Dan menurut ba’dul madzhab Hanbali secara fiqih berdosa.

Referensi :

شرح تعليم المتعلّم ص : 17-18

والحاصل أنّه يطلب رضاه ) أي رضا الأستاذ ( ويجتنب سخطه ) أي من سخطه ( ويمتثل امره في غير معصية الله تعالى ولا طاعة للمخلوق ) أي ولا طاعة جائز للمخلوق ( في معصية الخالق ) أي في مادة يلزم ان أطاع للمخلوق أن يعصي الخالق الى ان قال ( ومن تأذى منه أستاذه يحرم بركة العلم ) أي من بركته ( ولا ينتفع به الاّ قليلا ) أي انتفاعا قليلا

بريقة محمدية في شرح طريقة محمدية وشريعة نبوية الجزء الثالث ص 287

قال في تعلبم المتعلم ان طالب العلم لا ينال العلم ولا ينفع به الا بتعظيم العلم واهله وتعظيم الاستاذ وتوقيره قيل ما وصل من وضل الا بمراعاة الحرمة وما سقط من سقط الا بترك الحرمة وتعظيم العلم خير من الطاعة الا ترى ان الانسان لا يكفر بترك الحرمة ومن تعظيم العلم تعظيم المعلّم الى ان قال والتعزير ليس فيه تقدير بل هو مفوض الى رأي القاضي لأن المقصود منه الزجر واحوال الناس فيه مختلفة وهو على أربع مراتب تعزير أشراف الأشراف وهم العلوية والعلماء بالإعلام بأن يقول له بلغني أنك تفعلي كذا فينزجر به نعم لا يكتفي فيه بإعلام إذا كانت جنايته فاحشة تسقط بها مرؤته او نكرر منه بحيث لم يبق ذا مرؤة او تعدى طوره ففعل اللواطة او وجد مع الفسقة في مجلس الشرب ونحوه بل يعزر على قدر جنايته فلا مخالفة بين هذا التقسيم وبين القول بالتفويض للقاضي فالمعتبر حال الجنابة والجاني وتعزير الأشراف وهم نحو الدهاقن بالإعلام والجر الى باب القاضي والخصومة في ذلك وتعزير الأوساط وهم السوقة بالجر والحبس وتعزير الأخساء بهذا كله وبالضرب والدهاقن

b. apakah pelanggaran tersebut termasuk kesalahan haqqul ‘adami pada pengurus atau kyai ?

Jawaban: Sementara tidak ada ta’bir yang shorih yang mengatakan bahwa pelanggaran tersebut termasuk kesalahan haqqul ‘adami

c.adakah tinta fuqoha’ yang membenarkan anggapan santri kalau khidmah dan mengkhotamkan al-qur’an bisa menebus kesalahannya seperti deskripsi di atas 

Jawaban: gugur

Demikianlah hasil bahtsul masail tentang ngalap barokah ahli ilmu.


Belum ada Komentar untuk "Ngalap Barokah Ahli Ilmu"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel